|
Kehamilan
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Senin, 15 Februari 2010 07:59 |
|

Tiga gizi penting yang juga harus diperhatikan ketika hamil adalah asam folat, zat besi dan kalsium. Asam folat diperlukan untuk memenuhi tuntutan pertumbuhan volume darah selama kehamilan. Jika kurang mengkonsumsi ini, akibatnya adalah spina bifida dan anemia bagi si ibu. Asam folat bisa ditemukan pada sayuran daun hijau, gandum, telur kacang dan hati. Namun diet saja tidak cukup untuk mendapatkan folat. Mengkonsumsi suplemen asam folat pada trimester pertama sangat dianjurkan.
Selama kehamilan, volume darah akan meningkat untuk itu kebutuhan akan besi juga meningkat. Zat besi akan memacu produksi hemoglobin untuk mengirimkan oksigen yang cukup bagi janin. Zat besi bisa ditemukan pada daging merah, ayam tanpa kulit, ikan, ati, kacang, tumbuhan polong, gandum dan sayur daunan hijau. Zat besi akan sangat baik diserap jika ditambah dengan konsumsi vitamin C yang bisa diperoleh dari buah-buahan segar dan sayuran.
Pembentukan tulang dan gigi yang sehat sangat bergantung pada kalsium dan vitamin D yang diasup. Janin siap untuk mengkonsumsinya, maka pola makan si ibu harus menyediakan jumlah yang cukup karena jika tidak, malah tulang si ibu yang akan menjadi rapuh! Kalsium bisa diperoleh pada susu, keju dan yoghurt. Bisa juga ditemukan di ikan seperti sarden, salmon kemasan, ikan asin dan tahu, roti serta susu kedelai. ©FlyFreeForHealth2010.
|
|
Selengkapnya...
|
|
Kehamilan
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Jumat, 05 Februari 2010 07:38 |
|

DIET masa hamil ini akan menjadi sempurna apalagi jika anda bisa mepertahankan semua yang baik hingga setelah masa kehamilan. Selama masa kehamilan, makanan paling baik untuk dikonsumsi adalah makanan yang banyak mengandung serat, rendah kadar lemak, gula dan garamnya. Ini bisa membantu mengurangi resiko komplikasi (akibat diet) selama mengandung seperti diabetes kehamilan, hipertensi akibat kehamilan (preeclampsia), mual, muntah, mulas dan sembelit karena susah buang air besar.
Kebutuhan energi setiap orang berbeda-beda dan pada umumnya wanita hamil dianjurkan untuk menambah konsumsi kalori hariannya hingga 300 kilo kalori. Ini sama dengan :
• 2 potong roti gandum dengan keju atau • 200 gram yogurt dengan 45gram sereal gandum/havermut atau • Tambahan ½ mangkuk nasi atau tambahan ½ mangkuk mie untuk makan malam atau • 1 gelas susu skim, 1 lembar daging/ayam/ikan ukuran sedang dan 150gram yogurt
Jumlah makanan sama pentingnya dengan kualitas makanan. Oleh karena itu, cara memasaknya pun menjadi penting. Merebus dan mengukus adalah cara masak paling baik tapi para ibu biasanya cepat bosan dan tidak menikmati makanan seperti ini. Nah, Anda bisa mencoba berbagai cara penyajian lainnya seperti goreng aduk, panggang, rebus dan bakar. Cara penyajian ini termasuk sehat asalkan menggunakan sedikit minyak dan lemak. Artinya kurang dari 1 sendok makan untuk setiap jenis makanan. Diet yang sehat harus tetap ada rasa dan tidak perlu hambar.
|
|
Selengkapnya...
|
|
Kehamilan
|
|
Ditulis oleh FFFH
|
|
Senin, 01 Februari 2010 07:27 |
|

Kehamilan merupakan salah satu peristiwa paling membahagiakan dan menantang dalam kehidupan seorang wanita. Banyak hal harus disiapkan mulai dari menghindari segala bentuk candu yang berbahaya seperti rokok, minuman, dan masih banyak lagi.
Lingkungan sekitar dan makanan yang Anda asup akan mempengaruhi tumbuh kembang bayi. Karena inilah saatnya bayi mulai bertumbuh dan berkembang. Tidak heran bila gizi dan energi ekstra sangat diperlukan untuk mendukung tuntutan metabolisme si janin juga sang ibu sendiri.
Yang jelas, amat penting bagi wanita hamil untuk melakukan diet seimbang dan sehat, yang terdiri dari semua kelompok makanan seperti susu, buah-buahan, sayuran, ikan, daging, telur, lemak dan karbohidrat. Dengan demikian, Anda akan bisa mendapatkan jumlah energi yang cukup. Gunakanlah piramida makanan sehat sebagai pedoman memilih menu makanan dan ingatlah untuk terus makan yang bervariasi.
Di bagian bawah piramida makanan sehat adalah makanan yang harus sering dikonsumsi karena rendah lemak, kaya serat dan mengenyangkan. Beberapa pilihan makanan sumber karbohidrat adalah nasi, sereal gandum, roti berserat, nasi basmati, nasi coklat, mie dan pasta. Di bagian tengah piramid adalah makanan yang sebaiknya dimakan dengan porsi secukupnya karena banyak mengandung protein, berbagai jenis vitamin dan mineral. Beberapa pilihannya adalah daging, ikan, ayam, makanan laut, telur, tahu, buncis, kacang, kacang polong dan produk susu rendah lemak. Jangan lupa untuk menambahkan buah dan sayuran setiap harinya.
Sementara makanan yang harus dimakan sedikit saja terletak di bagian paling atas piramid. Karena makanan ini banyak mengandung gula, lemak, garam dan alkohol. Meskipun lemak baik itu penting, namun lemak sebaiknya dikonsumsi sedikit saja karena tubuh kita telah menerima asupan lemak dari pola makan di hari-hari biasa. Ada baiknya hindari menambah berat yang tidak perlu saat mengandung! ©FlyFreeForHealth2010.
|
|
Selengkapnya...
|
|
Kehamilan
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Kamis, 14 Januari 2010 07:38 |
1. FAKTOR IBU
- Antroprometris: Bila postur ibunya kerdil (short stature) dapat mempengaruhi janin di rahimnya, yaitu tak bisa mengembang dengan sempurna.
- Masalah Gizi: Semisal kurang gizi atau anemia pada ibu sehingga menyebabkan pertumbuhan janin terhambat. Pertumbuhan janin terhambat dalam waktu lama akan mempengaruhi kelahiran bayi sebelum waktunya.
- Kondisi Servik Uteri: Yaitu leher rahim yang lemah. Misal, setiap bayinya berkembang besar, servik uteri ibunya ingin membuka terus, sehingga bayi terpaksa lahir.
Selain itu bisa juga karena:
- Infeksi: Semisal infeksi vagina yang disebut vaginosis bakterial. Bakteri ini akan naik ke atas menyebabkan ketuban mudah pecah. Akibatnya, bayi lahir cepat. Selain itu, harus diwaspadai juga infeksi TORCH (Toxoplasma, Others Hepatitis B, HIV/AIDS, Rubella, Cytomegalovirus, Herpes). Infeksi TORCH, selain dapat mempengaruhi pertumbuhan janin dan kelahiran prematur, juga berdampak terhadap tumbuh kembang anak di kemudian hari.
- Penyakit: Semisal pre-eklampsia.
- Persalinan Spontan Atau disebut spontaneous preterm labor: Persalinan prematur spontan ini tak dapat diduga sebelumnya, tapi biasanya berhubungan dengan latar belakang ibunya, yaitu umur ibu (terlalu tua atau terlalu muda), anak pertama (nuliparitas) atau banyak anak (multiparitas), adanya riwayat kelahiran prematur atau riwayat abortus, perdarahan pada kehamilan muda, ketuban pecah dini, kenaikan berat badan ibu selama hamil tak sesuai, kehamilan ganda, ibu perokok berat, faktor pekerjaan, dan ibu yang mengalami stres berat.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|