Diare pada Bayi PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Rabu, 30 September 2009 11:16

Diare Infeksius adalah suatu keadaan dimana anak sering buang air besar dengan tinja yang encer sebagai akibat dari suatu infeksi.

PENYEBAB

  • Penyebab yang paling sering adalah infeksi oleh bakteri atau virus.
  • Bayi bisa terinfeksi jika menelan organisme tersebut ketika melewati jalan lahir yang terkontaminasi atau ketika disentuh/dipegang oleh tangan yang terkontaminasi.
  • Sumber penularan lainnya adalah barang-barang, makanan maupun botol susu yang terkontaminasi.
  • Kadang infeksi bisa terjadi akibat menghirup organisme yang melayang-layang di udara, terutama ketika sedang terjadi wabah virus.
  • Diare lebih sering ditemukan pada lingkungan yang kurang bersih atau pada lingkungan yang penuh sesak.


GEJALA

  • Infeksi bisa secara tiba-tiba menyebabkan diare, muntah, tinja berdarah, demam, penurunan nafsu makan atau kelesuan.
  • Diare seringkali disertai oleh dehidrasi (kekurangan cairan).
  • Dehidrasi ringan hanya menyebabkan bibir kering.
  • Dehidrasi sedang menyebabkan kulit keriput, mata dan ubun-ubun menjadi cekung (pada bayi yang berumur kurang dari 18 bulan).
  • Dehidrasi berat bisa berakibat fatal, biasanya menyebabkan syok.

Tanda-tanda dehidrasi lainnya:
- penurunan berat badan
- penurunan frekuensi berkemih
- warna air kemih menjadi lebih gelap dan lebih pekat - denyut nadi cepat
- haus (rasa haus bisa ditunjukkan dengan menangis dan rewel)
- menangis tanpa air mata.

Diare bisa menyebabkan kehilangan cairan dan elektrolit (misalnya natrium dan kalium), sehingga bayi menjadi rewel atau terjadi gangguan irama jantung maupun perdarahan otak.

DIAGNOSA

  • Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.
  • Pemeriksaan darah dilakukan untuk mengetahui kadar elektrolit dan jumlah sel darah putih.
  • Untuk mengetahui organisme penyebabnya, dilakukan pembiakan terhadap contoh tinja.

PENGOBATAN

  • Langkah yang paling penting dalam mengatasi diare adalah menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang.
  • Jika bayi tampak sakit berat, cairan biasanya diberikan melalui infus. Jika penyakitnya ringan, bisa diberikan cairan yang mengandung elektrolit melalui botol susu atau gelas.
  • ASI tetap diberikan untuk mencegah terjadinya kekurangan gizi dan mempertahankan pembentukan ASI oleh ibu.
  • Jika bayi tidak disusui oleh ibunya, sebaiknya segera setelah dehidrasinya teratasi, diberikan susu formula yang tidak mengandung laktosa. Susu formula yang biasa bisa diberikan secara bertahap beberapa hari kemudian.
  • Meskipun diare infeksius bisa disebabkan oleh bakteri, tetapi tidak perlu diberikan antibiotik karena infeksi biasanya akan mereda tanpa pengobatan.
  • Memberikan obat untuk menghentikan diare sebenarnya bisa membahayakan bayi karena obat ini bisa menghalangi usaha tubuh untuk membuang organisme penyebab infeksi melalui tinja.


PENCEGAHAN

  • Untuk mencegah diare akibat infeksi rotavirus, bisa diberikan vaksin rotavirus per-oral (melalui mulut).
  • Untuk mencegah penyebaran infeksi, sebaiknya setelah merawat bayi yang sakit, tangan harus dicuci bersih-bersih

Diare (Mencret) adalah berak encer (biasanya 4 x atau lebih dalam sehari), kadang-kadang disertai:
- Muntah
- Badan lesu atau lemah
- Panas
- Tidak nafsu makan
- Darah dan lender dalam kotoran

Diare dapat disebabkan oleh:

  1. Infeksi oleh bakteri, virus atau parasit
  2. Allergi terhadap makanan atau obat tertentu 3. Infeksi oleh bakteri atau virus yang menyertai penyakit lain seperti:
  • Campak
  • Infeksi telinga
  • Infeksi tenggorokan
  • Malaria, dll

Diare (mencret) terutama pada Balita Sangat Berbahaya. Karena dapat menyebabkan kematian akibat kekurangan cairan.

Kematian akibat diare (mencret) dapat dicegah.

Sebagian besar diare akut (diare mendadak) pada anak dapat disembuhkan hanya dengan pemberian cairan dan meneruskan pemberian makanan saja.

Pada anak yang mengalami diare tanpa dehidrasi (kekurangan cairan).
Tanda-tandanya:
- Berak cair 1-2 kali sehari
- Muntah tidak adaB - Haus tidak ada
- Masih mau makan
- Masih mau bermain

Tindakan:
- Untuk mencegah dehidrasi, beri anak minum lebih banyak dari biasanya
- ASI (Air Susu Ibu) diteruskan
- Makanan diberikan seperti biasanya
- Bila keadaan anak bertambah berat, segera bawa ke Puskesmas terdekat

Pada anak yang mengalami diare dengan dehidrasi ringan/sedang.
Tanda-tandanya:
- Berak cair 4-9 kali sehari
- Kadang muntah 1-2 kali sehari
- Kadang panas
- Haus
- Tidak mau makan
- Badan lesu lemas

Tindakan:
- Berikan oralit
- ASI (Air Susu Ibu) diteruskan
- Teruskan pemberian makanan
- Sebaiknya yang lunak, mudah dicerna dan tidak merangsang
- Bila tidak ada perubahan segera bawa kembali ke Puskesmas terdekat.

Pada anak yang mengalami diare dengan dehidrasi berat.
Tanda-tandanya:
- Berak cair terus-menerus
- Muntah terus-menerus
- Haus sekali
- Mata cekung
- Bibir kering dan biru
- Tangan dan kaki dingin
- Sangat lemah
- Tidak mau makan
- Tidak mau bermain
- Tidak kencing 6 jam atau lebih
- Kadang-kadang dengan kejang dan panas tinggi

Tindakan:
- Segera bawa ke Rumah Sakit / Puskesmas dengan fasilitas Perawatan
- Oralit dan ASI diteruskan selama masih bisa minum

Takaran pemberian Oralit.
Umur Jumlah Cairan
Di bawah 1 thn 3 jam pertama 1,5 gelas selanjutnya 0.5 gelas setiap kali mencret Di bawah 5 thn (anak balita) 3 jam pertama 3 gelas, selanjutnya 1 gelas setiap kali mencret. Anak diatas 5 thn 3 jam pertama 6 gelas, selanjutnya 1,5 gelas setiap kali mencret Anak diatas 12 thn & dewasa 3 jam pertama 12 gelas, selanjutnya 2 gelas setiap kali mencret (1 gelas : 200 cc).

Dimana Oralit dapat diperoleh:
Oralit dapat diperoleh di Puskesmas, Posyandu, Apotik dan Toko Obat
Penyakit Diare dapat ditularkan melalui:
- Pemakaian botol susu yang tidak bersih
- Menggunakan sumber air yang tercemar
- Buang air besar disembarang tempat
- Pencemaran makanan oleh serangga (lalat, kecoa, dll) atau oleh tangan yang kotor.

Bagaimana mencegah penyakit diare:


Penyakit diare dapat dicegah melalui:
1. Pemberian ASI (Air Susu Ibu)
2. Pemberian makanan pendamping ASI yang bersih dan bergizi setelah bayi berumur 6 bulan

Sumber: Milis Balita-Anda



Artikel Terkait:
Herpes Genitalis dan bayi Cacat
Menepuk air di dulang, tepercik muka sendiri. Karena itu dapat dimaklumi betapa sulitnya menemukan seseorang yang secara dini mau mengakui dirinya...
Bayi Laki-laki atau Perempuan ada Kiatnya
Secara ilmiah, penentuan jenis kelamin calon bayi sangat dipengaruhi oleh jenis kromosom yang berhasil menjangkau sel telur. Bila kromosom X yang...
Cara Gampang Merawat Kulit Bayi dan Balita
Berbagai gangguan kulit pada bayi dan balita seperti biang keringat, eksim popok, dan eksim susu sebenarnya bisa diatasi bila orang tua rajin menjaga...
Mengapa nafas bayi berbunyi?
Hampir 80% anak-anak yang menderita asma menunjukkan beberapa gejala alergi di awal-awal kelahiran mereka. Namun demikian tidak selalu alergi...
Kematian mendadak pada bayi, lihat gennya!
Sebuah gen yang membantu mempertahankan otak bisa bekerja dengan baik mungkin berperan penting untuk mengerti mengapa kematian mendadak pada bayi itu...


Artikel Paling Banyak Dibaca:
Resep Makanan Bayi Umur 6-12 Bulan
1. PUDING ROTI APEL BAHAN : 150 gr apel, cuci belah empat dan buang bagian tengahnya 75 gr roti tawar buang tepinya dan iris kecil 50 ml...
Tabel Berat & Tinggi Badan Rata-Rata
Berapa berat dan tinggi ideal anak Anda? Berikut adalah tabel Berat & Tinggi Badan Rata-Rata  untuk anak berumur 0 - 5 tahun, tanpa membedakan...
Menu Makanan Anak Usia 1-2 Tahun (12-24 Bulan)
Pada prinsipnya, begitu anak menginjak usia 1 tahun, dia sudah dapat mengkonsumsi makanan yang istilahnya ...
Rumus untuk Menghitung Berat Badan Ideal
Ternyata, rumus untuk menghitung berat badan ideal telah ada sejak lebih dari seabad lalu. Rumus berat badan ideal yang pertama dibuat oleh seorang...
Tabel Berat Badan Menurut Tinggi Badan
Berapa berat ideal menurut tinggi badan? Untuk anak balita Anda ada panduan yang jelas. Berikut adalah tabel BERAT BADAN MENURUT TINGGI BADAN ....

Trackback(0)
Komentar (6)add comment
0
Rossalina Eka Cahyani: ...
makasih atas infonya...artikelnya bagus sangat membantu sekali..
1

Oktober 10, 2011
Voting: -3
0
tingtong: ...
Juli 13, 2011
Voting: +0
0
Edward ariyanto: ...
Mantap nih tipsnya.kebetulan anak sy baru berumur beberapa hari.tp sy agak khawatir krn sering buang air besar
3

Pebruari 27, 2011
Voting: +3
0
atiek: diare pada bayi
artikel yang bagus jadi kl anak saya diare ga perlu bingung obat apa yg hrs dikasih ...pisang juga bisa ga sie buat ngurangin diare ?
4

Pebruari 22, 2011
Voting: +3
0
lizy: ...
info nya bagus sekali..
sangat berguna.. smilies/cheesy.gif
jadi tidak perlu kedokter untuk penanganan dini.. smilies/cheesy.gif
5

Pebruari 22, 2011
Voting: -1
0
twinmom: info bagus http://www.yahoo.com
info ini sangat membantu saya dalam menghadapi bayi kembar saya yang sekarang sedang diare, trimakasih atas infonya sekali lagi ya..
6

Januari 03, 2011
Voting: +0

Tulis komentar

security image
Write the displayed characters


busy
 
Balita-Anda Online
Panduan Orangtua yang Cerdas, Kreatif dan Inovatif dalam Merawat dan Mendidik Bayi / Balita

 

Balita-Anda

Milis Balita-Anda

untuk bergabung dengan milis Balita-Anda silakan kirim email kosong ke:
balita-anda-subscribe@balita-anda.com

Kalender Kesuburan

Silakan pilih hari pertama periode terakhir masa menstruasi Anda:

- -

Lama Siklus

Link Bermanfaat


d’BC Network
Sambil jaga anak, sambil dandan, sambil masak, sambil berbisnis via internet.
Hanya di d’BC Network



Sentra Tiket
Pemesanan tiket pesawat online. Kami jamin harga yang Anda dapatkan adalah yang terendah pada saat Anda transaksi. Silakan hubungi kami di Sentra Tiket atau Telp/SMS ke 081268199665 atau hubungi Webmaster Balita-Anda


Sponsor

Login Anggota

Sign in with Facebook
0 users and 31 guests online
     
    
Home Kesehatan Anak/Balita Diare pada Bayi
    
     
Banner